-->
Showing posts with label Cerita Vulgar. Show all posts
Showing posts with label Cerita Vulgar. Show all posts

Cerita Vulgar Dalam Khayalan

Cerita Vulgar
Cerita Vulgar Dalam Khayalan - Kisah ini tentang pengalamanku semasa sekolah hidup dan menumpang di rumah ayah angkatku Pak Rochim Pegawai Dinas Pertanian di ibukota kabupaten tempat aku lahir di pulau Sumatera.Di rumah itulah aku mulai mengalami fantasi fantasi liar tentang dunia sexualku. Pak Rochim dan ibu sangat baik kepadaku Saat itu aku mulai numpang tinggal dan hidup di rumah Pak Rochim semenjak kelas satu SMP dan aku tidur di sebuah kamar kecil dengan pembantunya, seorang perempuan berusia sekitar 21 tahun.Namanya Tina gadis Bali berkulit hitam manis. Dia sudah lama tinggal dengan Pak Rochim. Orangnya tidaklah cantik tapi tubuhnya bagus.Aku memanggilnya Kak Tina. Dia baik dan suka membantuku. Ternyata dia pernah bersekolah sampai tamat SMP. Kerjanya membersihkan dan membereskan rumah Pak Rochim yang tidak terlalu besar, mencuci pakaian, dan memasak. Hanya itu. Sehingga waktunya cukup banyak untuk membaca. Dia suka membaca Terkadang novel novelnya Amang Berangas Freddy S Abdullah Harahap dan Motinggo Busye Juga Nick Carter Aku tidak diijinkannya membaca novel novel stensilan itu Dia hanya memberikan Kho Ping Hoo untukku Aku tak protes Mulai saat itu aku menyukai Pendekar Mata Keranjang dan sejenisnya. Setiap siang sepulang sekolah, sambil mengembalakan tiga ekor sapi milik Pak Rochim, aku membaca Kho Ping Hoo. Sesekali aku ingin juga membaca novel lainnya, tapi Kak Tina tak pernah mengijinkan aku menyentuh apa lagi membaca novel-novel itu. Rasa penasaranku makin bertambah. Suatu siang sepulang sekolah rumah tampak sepi Kak Tina tidak ada di rumah. Sedang disuruh mengobras kain, kata Bu Rochim. Akupun makan. Setelah makan aku beristirahat di dalam kamar Saat mataku melihat lemari Kak Tina yang terbuka (biasanya selalu dikunci aku tergerak untuk mencari novel yang disembunyikannya Beberapa buah novel ada di situ Kuambil Nick Carter Kubaca bagian depannya aku memutuskan untuk tidak tertarik membacanya Kubolak-balik halamannya ada bagian yang ditandai Aku tergerak untuk membacanya Degh Jantungku berdebar kencang Membaca halaman ituTertulis di sana cerita tentang Nick Carter yang sedang menyetubuhi seorang wanita Rusia sayangnya aku lupa judulnya Aku terus membacanya jakunku yang mulai tumbuh bergerak-gerak menelan ludah. Aku yang masih bocah terus membacanya. Muka dan kepalaku memanas. Tanpa sadar tanganku menggosok bagian kelaminku. Mengelus-elus si kecil yang telah bangun. Aku mulai merasakan kenikmatan. Tiba-tiba terdengar suara sepeda yang disandarkan ke dinding. Kak Tina! Aku segera menyudahi keasyikanku. Kumasukkan kembali novel-novel itu. Aku tertarik untuk membacanya lagi nanti. Pantas, Kak Tina tak mengijinkanku membacanya pikirku Jahat masak cuma dia yang boleh tahu hal-hal semacam itu.Akupun keluar kamar menyongsong dirinya Kak Tina tampak kepanasan Keringatnya mengucur bau badannya tercium begitu menyengat Bau yang membuat kejantananku langsung bertambah kencang Bau tubuh Kak Tina memang aneh agak-agak sangit Tapi entah kenapa sangat mengundang gairah lelakiku saat itu Besok-besoknya aku tak pernah memiliki kesempatan untuk menggerayangi lemarinya Kak Tina tak pernah lupa mengunci lemarinya Aku tak punya keberanian untuk membongkar paksa Suatu malam setelah aku kelas tiga setelah hampir dua tahun di rumah Pak Rochim aku sedang tidur dengan Kak Tina di sebelahku Aku saat itu berusia hampir 15 tahun Saat tidur aku merasa ingin pipis Aku terbangun tak tahunya tanganku ada di atas dada Kak Tina sedang tangannya menimpa tanganku itu. Gadis itu sedang tidur dengan nyenyaknya. Pasti dia tak sadar kalau tanganku tanpa sengaja telah terlempar ke tubuhnya. Dapat kurasakan kehangatan dada perawannya Jantungku berdebar debar Kejantananku yang semakin matang terasa mengeras, apalagi karena aku memang ingin pipis. Ingat kalau aku ingin pipis maka aku dengan perlahan mengangkat tangan Kak Tina dan menarik tanganku Saat itulah kurasakan puting susu Kak Tina mengelus punggung tanganku Ternyata Kak Tina tidak mengenakan bra Seerr, darahku semakin berdesir Segera saja aku berlalu ke kamar mandi untuk pipis Waktu kembali ke kamar posisi tidur Kak Tina telah berubah Kakinya terbuka lebar sedang kain yang dikenakannya tersingkap Pahanya yang walaupun sedikit gelap namun mulus itu terpampang jelas di mataku Samar samar dari sinar lampu templok dapat kulihat pangkal pahanya yang tertutup putih Samar-samar kuamati ada sekumpulan rambut di sana.Aku baru kali ini melihat hal seperti ini. Jantungku berdebar kencang. Lama kupandangi selangkangan Kak Tina sampai dia mengubah posisinya. Aku naik kembali ke tempat tidur. Tapi aku sudah telanjur tidak dapat tidur. Bolak-balik saja aku di samping Kak Tina Memandanginya Dadanya yang membusung turun naik ketika dia menarik nafas Sepasang putingnya melesak di balik daster tipisnya Entah ide dari mana pelan-pelan tanganku menyentuh dadanya Mataku kupejamkan berpura pura seperti orang tidur Ternyata Kak Tina tidak terpengaruh Dia tetap tenang Perlahan kutekan dadanya tetap tidak ada reaksi Aku semakin berani Kusentuh lagi dadanya yang satu lagi Benda lembut sebesar apel itu terasa lebih hangat Kejantananku menegang Kuingat cerita Nick Carter yang kubaca beberapa waktu yang lalu aah aku semakin deg degkan Suatu sensasi yang aneh Antara rasa takut akan ketahuan dan kenikmatan meletakkan tanganku di atas dada seorang dara. Inilah pertama kali aku menyentuh dada seorang gadis, sepanjang umurku. Aku tetap memegang dadanya, sampai aku tertidur dengan damai. Dalam tidur aku bermimpi. Aku dan Kak Tina berpelukan telanjang bulat di atas ranjang kami. “Bangun! Sapto! Sudah pagi” Guncangan di bahuku membuat aku terbangun.Memang aku harus bangun pagi Mengeluarkan sapi dan menambatkannya di kebun belakang rumah lalu kemudian mengisi bak mandi Karena selalu mengisi bak mandi badanku jadi berisi Kak Tina selalu membangunkan aku setelah dia memasak air Aku memicingkan mata, menguceknya dengan tanganku. “Huuaah” Aku menguap panjang, mengeluarkan bau naga. “Bau, tahu?! Sana urus sapi”, Kak Tina menepuk bahuku sebelum dia bilang Astaga kamu ngompol ya, Sapto?”. Aku kaget! nggak mungkin, nggak mungkin aku ngompol! Aku memegang celana pendekku di daerah depan Astaga memang basah Aku ngompol Aku tak percaya Tapi memang celanaku basah sekali. Hanya saja rasanya lengket Baunyapun beda seperti bau akasia “Udah besar ngompol. Bikin malu saja” Kata Kak Tina Aku bersemu merah Atau Kak Tina memandangku lalu tersenyum lebar Kamu mimpi basah ya Sapto Mimpi basah Iya Tanda kamu sudah dewasa Dengan tangannya Kak Tina merasakan kain celanaku. Aku agak risih saat tangannya menyentuh kejantananku. Benar Ini memang mani” Kata Kak Tina. Lalu hidungnya mencium tangannya, aku agak heran. “Mimpi apa kamu, Sapto?”. “Mimpi..” Aku ingat mimpiku, tapi lalu ingat bahwa aku mimpi dengannya, “Gak mimpi apa-apa”. “Ya sudah. Yang pasti ini menandakan kamu sudah besar. Sudah bisa dapat anak”. “Emangnya..?” tanyaku heran Sudahlah Nanti juga kamu tahu sendiri Aku berlalu menuju kamar mandi membersihkan diri Saat aku kembali ke kamar Kak Tina menggodaku Mulai sekarang hati hati bergaul Katanya Aku tersipu malu Dan kamu tak boleh lagi tidur denganku Katanya lagi Iya Kak Jawabku pasrah Cuma bercanda. Masih boleh kok. Kak Tina percaya Kamu masih kecil dan polos Katanya. Siang itu aku pulang cepat dari sekolah, karena guru sedang rapat Aku segera pulang Sesampainya di rumah keadaan memang sangat sepi Aku baru ingat kalau Bu Rochim ada acara di Dinas Pertanian. Anak-anaknya dibawa semua. Aku menuju kamar Saat menyimpan sepatu di samping kamar aku mendengar suara perempuan mengerang, mendesah-desah, yang keluar dari dalam kamarku. Aku mengintip dari kaca nako. Ya ampun! Yang kulihat di sana sungguh luar biasa dan tak akan pernah kulupakan Di atas tempat tidur Kak Tina sedang mengenakan baju kaos warna jingga Hanya itu saja Tanpa apa apa Baju kaos itupun tersingkap bagian atasnya, menampakkan dadanya yang kemarin malam aku sentuh Langsung saja kemaluanku membesar, meradang di balik celana seragamku. Aku melihat Kak Tina memegang novel dengan tangan kanannya, sedang tangan kirinya menggosok-gosok bagian rahasia tubuhnya. Dapat kulihat bulu-bulu yang tumbuh lebat di sana. Mata Kak Tina mendelik-delik, nafasnya terengah-engah. Aku melihat judul novel yang dibacanya Sampai saat ini masih kuingat Judulnya Kumpulan Cerita Sex Indoensia pengarangnya Amang Berangas Kak Tina masih terus menggosok kemaluannya Saat tangannya beralih meremas payudaranya terbukalah kewanitaannya Saat itulah aku pertama kali melihat vagina wanita dewasa Seerr kejantananku sakit sekali rasanya. Reflek kuelus sendiri kemaluanku Rasanya nikmat, nikmat sekali Suatu rasa yang tak pernah aku rasakan sebelumnya. Aku masih terus mengintip sampai akhirnya Kak Tina tampak terlonjak-lonjak dari tempat tidur Erangannya berubah menjadi jerit tertahan Aku semakin takjub. Saat gerakan liarnya selesai aku merasakan sesuatu keluar dari kemaluanku. ooh cairan berwarna putih kental keluar dari kepala kejantananku. Banyak sekali, mengotori celanaku. Aku menyumpah-nyumpah. Saat itu sikuku menyenggol rak sepatu. Sepatu-sepatu terjatuh menimbulkan suara berisik. Tempat tidurku terdengar berderak. Kak Tina pasti sedang merapikan dirinya. Aku terdiam terpaku. Siapa itu Tak lama kemudian terdengar suaranya Aku Kak Aku Jawabku Kau sudah pulang Sapto Ya Kak Guru guru rapat Kak Tina keluar dari kamar Telah memakai kain sarung Aku menutup bagian depan celanaku yang basah dengan tas sekolahku Barusan yaIya Kak Tampak raut wajah Kak Tina berubah. Kelihatannya dia lega aku tak memergokinya. “Ya sudah, ganti pakaian dan makan.., Aku siapkan dulu” Aku masuk kamar, lalu mengambil celanaku. Sedang Kak Tina ke dapur. Kulihat novel itu ada di atas meja. Kak Tina lupa menyembunyikannya. Setelah aku mengganti celana, aku meraih novel itu. Membolak-baliknya Saat kudengar langkah Kak Tina segera kuletakkan di tempatnya Celana seragamku aku rendam di kamar mandi Aku menuju dapur lalu makan bersama Kak Tina Setelah makan seperti biasa aku dan Kak Tina menuju kamar kami Kak Tina mengambil novelnya hendak menyimpannya di dalam lemari Kak Saya bisa pinjam nggak Ini? Ini bacaan orang besar Tapi kan saya ingin tahu. Kelihatannya bagus. Saya belum pernah Kak Tina ijinkan membacanya”. Kak Tina menatapku. Lalu berkata Baiklah. Kita baca sama-sama”. Aku nyaris tak percaya. Kamipun duduk di pinggir tempat tidur. Mulai membaca.Ceritanya mengenai seorang wanita bernama Marisa yang liar dan haus seks. Ceritanya benar-benar vulgar. Kak Tina nafasnya tak teratur saat membaca bagian yang menceritakan permainan cinta Marisa dengan beberapa laki laki Aku memandangnya Mukanya yang sedikit hitam bertambah gelap Nafsunya kurasa Sapto Sulit ya membacanya Memang kami duduk berdampingan dengan buku dipegang Kak Tina Ya Kalau begitu duduklah di pangkuanku Aku kaget tapi tanpa berkomentar aku lalu duduk di atas pahanya Badanku belumlah terlalu besar Beratkupun saat itu belum sampai 40 kilo Walau sedikit kesulitan Kak Tina terus membaca Aku Otakku sudah tak mampu lagi membaca. Pikiranku mendadak kosong, ketika punggungku menyentuh dadanya. Dapat kurasakan kehangatan yang dihantarkannya. Kak Tinapun kurasakan menggosokkan tubuhnya ke tubuhku saat halamannya sudah sampai ke bagian seru Aku menikmati saja Kejantananku meronta di balik celanaku yang saat itu belum terbiasa memakai underwear. Tangan Kak Tina yang kanan mencengkeram pahaku. Terkadang mengelusnya, terkadang mengusap sampai ke pangkal pahaku. Aku membiarkan saja. Kurasakan detakan jantung Kak Tina kencang, seirama dengan detak jantungku. “Berdiri sebentar Sapto”.Aku pun berdiri. Kak Tina membuka lebar pahanya. “Capek, Kamu makin lama tambah berat. Duduk di sini saja”.Dia menunjuk tepi tempat tidur di antara pahanya yang terkangkang Kami terus membaca Kali ini sensasi yang kurasakan tidak hanya dada Kak Tina yang menekan punggungku juga sebentuk gundukan hangat di pangkal pahanya menyentuh pantatku. Otakku terbakar Tangan Kak Tinapun tetap meraba pahaku. Dengan ragu-ragu, kuletakkan pula kedua tanganku di pahanya. Dia tidak melarang. Aku coba mengusapnya, seiring dengan usapannya di pahaku. Dia tidak melarang. Naluriku menyuruhku untuk menekan punggungku ke dadanya. Dia tak melarang. Malah tangannya mulai menyentuh kejantananku, memegang batangnya. Aku menahan nafas. Tangan Kak Tina tetap mengelus dan meremas kejantananku dari balik celana Tanganku pun bereaksi lebih berani meremas pahanya yang kiri dan kanan Tekanan dada Kak Tina beradu dengan tekanan punggungku. Saat ini aku merasakan puber yang sebenarnya.Saat tangan Kak Tina mencoba meraih ritsluiting celanaku, terdengar suara motor bebek memasuki halaman rumah. Bu Rochim pulang. Serentak kami berdiri Berpandangan. Aku salah tingkah Kak Tina merapikan bajunya Sana Urus sapi Usirnya kepadaku Aku pun menurut Waktu mengambil rumput sapi aku memikirkan semua yang terjadi segalanya begitu fantastis. Pengalaman yang tak pernah kudapat sebelumnya. Aku mengharapkan segalanya akan terulang kembali. Tapi Kak Tina tak pernah mengajakku membaca bersama lagi. Aku tak berani bertanya kepadanya. Malu. Namun pengalamanku hari itu dengan Kak Tina membuat aku tambah penasaran mengenai seks Aku ketagihan Malam malam kalau Kak Tina tidur aku menjelajahi tubuhnya. Dan untungnya Kak Tina itu kalau tidur seperti orang pingsan. Sulit sadarnya. Jadi aku bisa bebas menyentuh dada dan kewanitaannya. Walaupun masih terhalang oleh pakaiannya. Tapi aku cukup puas. Sekali waktu,dengan berpura mengigau aku merangkak di atas tubuhnya Hati hati sekali aku tiarap di atasnya Mukaku tepat di antara bukit kembarnya sedang kejantananku tepat di kewanitaannya Aku menikmati saat itu. Sensasi yang kurasakan bertambah dengan rasa takut ketahuan. Kejantananku menekan kemaluannya tergadang kugosok-gosokkan. Kak Tina tetap tak sadar. Setelah belasan menit melakukan itu, kejantananku menyemburkan spermaku. Membasahi celanaku, juga sedikit membekas di daster Kak Tina. Paginya aku takut takut kalau Kak Tina tahu ada sisa sperma di dasternya Untung sisanya telah mengering Sejak malam itu setiap malam aku melakukan hal itu Terkadang kupikir Kak Tina tahu tapi dia membiarkan saja. Masalahnya aku pernah merasa bagian bawah tubuhnya berdenyut-denyut saat kutimpa, dan tangannya merangkulku, dan detak jantungnya keras dan cepat. Karena dia tidak pernah menyinggung hal itu, aku biarkan saja. Sampai satu hari kudapati Kak Tina muntah-muntah di kamar mandi Bu Rochim mencemaskan keadaannya Dengan segera Bu Rochim membawanya ke dokter Kabar yang dibawanya dari dokter membuat seisi rumah tersentak.Kak Tina hamil dua bulan.Bukan bukan aku yang melakukannya. Mana bisa. Kami tak pernah bersetubuh. Lalu siapa? Pak Rochim? Bukan beliau orang baik (sampai sekarang aku selalu mengingatnya, ayah angkatku itu). Jadi siapa? Ternyata yang melakukannya pacar Kak Tina, seorang tukang becak yang sering mengantarnya kalau pergi pasar. Rupanya, kalau Pak Rochim bekerja dan Bu Rochim ada acara Dharma Wanita si Otong itu selalu datang Dan akhirnya Kak Tina pun menikah lalu berhenti kerja Tinggallah aku sendiri Pak Rochim tak pernah mengambil pembantu lagi Tiada lagi teman tidurku Hanya aku dapat warisan dari Kak Tina Apalagi kalau novel-novel erotiknya itulah Cerita Vulgar Dalam Khayalan.

Cerita Vulgar Rahasia

Cerita Vulgar Rahasia
Cerita Vulgar Terbaru

Cerita Vulgar Rahasia - Aku Rima Kata orang aku cantik, kulitku kuning hidungku bangir sepintas aku mirip Indo Tinggiku 160cm ukuran Bhku 34 cukup besar untuk seorang gadis seusiaku Aku punya pacar, Dino namanya. Dia kakak kelasku kami sering ketemu di sekolah. Dino seorang siswa yang biasa-biasa saja dia tidak menonjol di sekolahku Prestasibelajarnyapun biasa saja Aku tertarik karena dia baik padaku Entah kebaikan yang tulus atau memang ada maunya. Dia juga mencoba mendekatiku. Di sekolah, aku tergolong populer. Banyak siswa cowok mencari perhatian padaku. Tapi entah mengapa aku memilih Dino Singkatnya aku pacaran dengan Dino Banyak teman-teman cewekku menyayangkannya padahal masih ada si Anto yang bapaknya pejabat Si Danu yang juara kelas Si Andi yang jago basket dan lainnya. Entah mengapa aku tidak menaruh perhatian pada mereka-mereka itu.Aku dan Dino telah berjalan kurang lebih 6 bulan.Pacaran kami sembunyi-sembunyi, ya karena kami masih SMP jadi kami masih takut untuk pacaran secara terang-terangan. Orang tuaku sebenarnya melarangku untuk berpacaran, masih kecil katanya. Tetapi apabila cinta telah melekat, apapun jadi nikmat. Hari Sabtu sepulang sekolah aku janjian sama Dino Aku mau nemanin dia ke rumah temannya Aku bilang ke orang tua bahwa hari Sabtu aku pulang telat karena ada les tambahan. Aku berbohong. Di tasku. telah kusiapkan kaos dan celana panjang dari rumah. Sepulang sekolah, aku ke wc dan mengganti seragamku dengan baju yang kubawa dari rumah. Dinopun begitu. Dari sekolah kami yang berada di perbatasan Jakarta Timur dan Selatan kami naik bis kearah Cipinang, Jakarta Timur rumah teman Dino Sesampai disana aku diperkenalkan dengan teman Dino, Agus namanya. Rumahnya sepi karena orang tua Agus sedang ke luar kota. Agus juga bersama pacarnya, Anggi. Pembantunya pun pulang kampung, sesekali kakak Agus yang telah menikah datang ke rumah sekalian menengok Agus dan membawakannya makanan Kakaknya hari ini sudah datang tadi pagi dan akan datang lagi besok, demikian kataAgus. Jadi hanya kami berempat di rumah itu. Kami ngobrol bersama ngalor ngidul. Tak lama kemudian Agus dan Dino pergi ke dapur dan menyiapkan minuman untuk kami Aku ngobrol dengan Anggi Dari Anggi aku tahu bahwa Agus telah berhubungan selama kurang lebih 1 tahun. Keduanya satu sekolah, juga di SMP hanya berlainan dengan sekolahku. 10 menit kemudian Agus dan Dino kembali dengan membawa 4 gelas sirup dan dua toples makanan kecil Setelah memberikan minuman dan makanan itu Agus berdiri dan memutar VCD.baru katanya. Aku enggak ngerti, aku pikir film bioskop biasa. Agus menyilakan kami minum. Aku minum sirup yang diberikannya. 10 menit berlalu, kepalaku pusing sekali, bersamaan dengan itu ada rasa aneh menyelimuti tubuhku. Rasa hangat merinding di tv tampak adegan seorang wanita bule yang sedang dientot oleh 2 laki laki satu negro dan satu lagi bule juga Aku berniat untuk pulang tetapi entah mengapa dorongan hatiku untuk tetap menyaksikan film itu. Mungkin karena aku baru pertama kali ini nonton blue film. Badanku makin enggak karuan rasanya kepalaku serasa berat dan ah rangsangan di badanku semakin menggila. Aku lihat Agus dan Anggi sudah saling melepaskan baju mereka telanjang bulat di hadapan aku dan Dino.Mereka saling berpelukan berpagutan tampak Agus menciumi tetek Anggi yang mungil Agus lalu mengisep-isep pentilnya tampaknya keduanya sudah sering melakukannya . Mereka tampak tidak canggung lagi Anggi mengisep-isep peler Agus persis seperti kejadian di film blue itu . Anggi juga sepertinya telah terbiasa Kontol Agus bak permen, diisep dikulum oleh Anggi Dino merapatkan tubuhnya kepadaku. Rim kamu sayang aku enggak tanyanya padaku Eh emang kenapa Din kataku kaget karena aku masih asyik menyaksikan Agus dan Anggi Aku pengen kayak gitu kata Agus sambil menunjuk pada Agus dan Anggi yang semakin hot. Tampak Agus mulai menindih Anggi, dan memasukkan batang kontolnya ke nonok Anggi. Dengan diikuti teriakan kecil Anggi, batang kontol itu masuk seluruhnya ke nonok Anggi. Gairahku melonjak-lonjak entah kenapa?Seluruh badanku merinding .”Rima?”kata Dino lagi. “Eh enggak ah enggak mau malu .”kataku. “Malu sama siapa?”kata Dino. Tangannya mulai merayapi dadaku Kutepis pelan tangannya Malu sama Agus dan Anggi tuh kataku Ah mereka aja cuek ayo dong Rima aku sudah enggak tahan nih kata Dino Ah jangan ah “kataku. Gairahku makin tidak keruan mendengar erangan dan rintihan Agus dan Anggi. Tak terasa tangan Dino mulai membuka kancing bajuku. Entah kenapa aku membiarkannya sehingga bajuku terbuka. Aku hanya mengenakan BH dan celanapanjang jeans. Adegan di TV makin hot tampak sekarang seorang wanita asia di entot tiga orang bule dua orang memasukkan kontolnya ke memek dan pantatnya sedangkan yang satunya kontolnya lagi diisep oleh si wanita. Keempatnya terlihat sedang merasakan kenikmatan Tangan Dino mulai merayapi dan meremas-remas buah dadaku yang masih kencang dan belum pernah disentuh oleh siapapun. Aku menggelinjang, geli nikmat ah..baru pertama kali aku merasakan ini. ”Buka Bhnya, ya sayang “pinta Dino. Aku mengangguk, aku jadi inginmerasakan lebih nikmat lagi Dengan cekatan Dino membuka Bhku.. aku sekarang benar-benar telanjang dada. Dino mengisepi pentilku memencet-memencet buah dadaku yang masih kenyal dan bagus Tetekmu enak bener sayang belum pernah ada yang pegang yaa”kata Dino sambil terus meremas tetekku dan mengisepi pentilku “Belum Din ahhh enak Din terus terus..jangan berhenti .”kataku. Kenikmatan itu baru kali ini aku rasakan. Kulirik Agus dan Anggi, mereka sekarang bermain doggy style. Anggi berposisi nungging dan Agus menusuknya dari belakang terdengar erangan dan eluhan mereka Gairahku makin menggila Buka celanamu ya sayang aku udah pengen nih “pinta Dino. “Jangan Din takut .”kataku. “Takut apa sayang?”kata Dino. “Takut hamil “kataku. “Enggak Din, aku nanti keluarnya di luar memekmu sayang kalo hamilpun aku akan tanggung jawab, percayalah “katanya. Aku diam saja Dino mulai membuka ristleting celanaku aku diamkan saja tak lama kemudian dia memerosotkan celanaku tampak memekku yang menggumpal dengan jembut yang lumayan tebal. Dino pun memerosotkan celana dalamku Aku benar-benar polos bugil. Dinopun membukaseluruh bajunya, kami berdua telanjang bulat. Tangan Dino tetap meremas-remas tetekku Kulirik Agus dan Anggi eh mereka bersodomi Anggi sudah biasa bersodomi rupanya kulihat kontol Agus maju mundur di pantat Anggi sedangkan tangan kiri Anggi mengucek-ucek memeknya sendiri yang sudah basah Erangan mereka terdengar makin sering .Dino terus mengerjaiku tangannya mulai merayapi jembutku. Salah satu jarinya dimasukkan ke nonokku”Ah sakit pelan-pelan Din teriakku ketika jari itu memasuki nonokku Dino agak sedikit mengeluarkan jari itu dan bermain di bibir kemaluanku tak lama kemudian nonokku basah Din isep dong punyaku pinta Dino sambil menyodorkan kontolnya ke mukaku Ah enggak ah “kataku menolak Jijik ya? Punyaku bersih kok ayo dong Anggi saja berani tuh “pinta Dino memelas Dengan ragu aku pegang kontol Dino Baru sekali ini aku memegang punya laki-laki Ternyata liat dan keras Kontol Dino sudah berdiri tegang rupanya Ayo dong Rima sayang “pinta Dino lagi. Dengan ragu kumasukkan kontol itu ke mulutku, aku diamkan kontol itu sambil kurasa-rasa. Ih, kenyal “Hisap dong sayang seperti kamu makan permen Dino mengajariku Pelan-pelankuisap isap kujilati bolong kontol itu dengan lidahku lama kelamaan aku merasa senang mengisapnya kuisep keras-keras..kusedot-sedot, kujilati .kumaju mundurkan kontol itu di dalam mulutku terdengar berulang kali erangan Dino. “Ah ah. uuuhhh enak sayang teruskan ..” erang Dino. Tangan Dino terus mengucek-ucek nonokku. Sudah tidak sakit lagi sekarang, mungkin sudah basah Aku jadi senang mengisap kontol Dino terus kulomoh kuisap kujilati kusedot sedot ih enak juga pikirku Tiba-tiba Dino menarik kontolnya dan mengarahkannya ke nonokku Aku pasrah, dimasukkannya kontolnya ternyata meleset, Dino melumuri tangannya dengan ludahnya kemudian tangannya itu diusapkan ke kontolnya dan mencoba lagi memasukkan kontolnya ke liang nonokku, ketika kepalanya masuk ke nonokku, aku berteriak”Aduuh sakit Din pelan-pelan dong ” Gairah semakin meninggi .aku ingin merasakan kenikmatan lebih. Dino melesakkan kontolnya ke nonokku pelan kurasakan sesak nonokku ketika kepala kontol itu masuk ke dalamnya Dino lagi menghentakkan kontolnya sehingga amblas semuanya ke dalam nonokku .”Ahhh perih Din “kataku. Dino diam sebentar memberikan waktu kepadaku untuk menenangkan diri. “Tenang Din, sebentar lagi kamu akan terbiasa kok katanya Pelan pelan Dino mengocokkontolnya di nonokku..ohh..Cerita Vulgar Rahasia.

Cerita Vulgar Aku dan Dia

Cerita Vulgar Terbaru
Cerita Vulgar
Cerita Vulgar Aku dan Dia-Teringat kembali kenangan disaat aku masih duduk dibangku sekolah memang sih pada waktu itu aku masih hijau dalam masalahCerita Ngentotselengkapnya Selama tiga tahun di SMA aku sudah beberapa kali berpacaran yang pertama saat kelas satu pacarku salah satu cewek populer di sekolahku dan hubungan kami cuma bertahan selama beberapa bulan.Di kelas dua aku kembali menjalin hubungan dengan seorang cewek manis dan hubungan tersebut berjalan cukup lama hampir satu tahun.Dan yang ketiga kira kira beberapa minggu setelah aku putus dengan pacar keduaku awal hubungan kami bisa dibilang sangat aneh dan tak terkira meskipun sebelumnya kami sudah saling kenal karena sering bertemu. Waktu itu siang menjelang sore aku sendirian di rumah duduk di sofa di depan televisi tapi lama kelamaan aku merasa bosan aku memutuskan untuk keluar sebentar mencari rokok mumpung kedua orang tuaku sedang tidak dirumah dan aku bisa bebas merokok.Dan aku pun keluar dengan sepeda motorku dasar sial warung rokok dekat rumahku tutup semua dan langit mulai tertutup mendung aku ragu sejenak bingung apakah terus mencari warung yang buka atau pulang saja tapi setahuku di dekat jalan raya sana ada warung yang buka.Aku memutuskan tetep mencari rokok ke warung di depan sana dan memang akhirnya aku bisa mendapatkan rokok di warung itu gerimis mulai turun ketika aku sedang tergesa gesa menyalakan mesin motorku kulihat seseorang yang kukenal. Hei Bu Maya aku memanggil wanita itu dia menoleh dan tersenyum sambil menghampiriku heeiii Iqbal Lagi apa kamu beli rokok ya tanya wanita itu hii hiii Ibu tahu aja sudah Ibu bilang jangan kebanyakan merokok kata Bu Maya nggak baik untuk kesehatan aku cuman cengar cengir Bu Maya adalah guru privat adikku yang masih kelas enam seminggu dua kali ke rumahku untuk memberi les untuk adikku dan Bu Maya sudah jadi guru les adikku sejak tiga bulan yang lalu Ibu mau ke rumah kan bareng yuk keburu hujan. Sejak pertama kali bertemu Bu Maya diam diam aku mengaguminya Ibu Maya cantik dan anggun juga baik hati cerdas dan ramah aku paling suka melihat Bu Maya saat dia sambil menerangkan pelajaran untuk adikku lama lama rasa kagum itu berubah menjadi cinta tetapi tetap saja aku tak pernah berani mengatakannya Ya jangan kaget pacar ketigaku ya Bu Maya itu.Aku tak peduli beda usia yang cukup jauh waktu itu Bu Maya berusia 29 tahun dan aku 19 tahun aku tetap mencintainya hujan semakin deras dan ketika kami tiba di rumahku kami benar benar basah masuk Bu Biar kuambilkan handuk. Dan aku baru tersadar kalau Bu Maya tampak lebih cantik saat rambutnya basah di balik pakaiannya yang basah sekilas tampak lekuk liku tubuh seksinya membuatku membayangkan hal yang bukan bukan.Kami duduk di sofa ruang tengah mengobrol sambil minum teh hangat bukannya jadwal lesnya masih satu setengah jam lagi Bu tanyaku iya sih Ibu habis dari rumah teman Ibu dekat sini daripada mondar mandir sekalian saja ke sini.Lagi pula tadi sudah gerimis kami mengobrol cukup lama sini Bu cangkirnya biar diisi lagi aku menawarkan eehh terima kasih aku menerima cangkir yang diulurkan Bu Maya dan beranjak ke dapur. Saat aku membuatkan teh hangat pikiran pikiran kotor yang tadi sempat tertahan kembali muncul aku membayangkan seandainya Bu Maya tak mengenakan apa apa di tubuhnya yang seksi itu.Dan semakin kubayangkan gairahku semakin menjadi jadi ini Bu Aku menaruh cangkir teh di atas meja Bu Maya tersenyum terima kasih.Aku masih berdiri di samping Bu Maya dan kulihat dia sedikit bingung ada apa Iqbal aku tak tahu kenapa aku bisa begitu nekat waktu itu.Dalam sekejab aku sudah memeluk Ibu Maya dan dia sangat terkejut dan berusaha melepaskan pelukanku tapi tenagaku lebih kuat.Kudorong tubuh Bu Maya hingga rebah di atas sofa Iqbal apa apaan kamu Bu Maya berontak atas perlakuanku namun perlukanku semakin erat aku berbisik pelan.Aku mencintaimu Bu dan kulihat Bu Maya semakin terkejut dia diam terpaku untuk sesaat aku pun memanfaatkan waktu sesaat itu untuk merenggut lepas kancing kancing kemejanya aku menginginkanmu Bu kataku lagi. Kulihat payudara Bu Maya yang bulat berisi di balik bra putihnya Bu Maya hanya memandangku seakan tak percaya apa yang baru saja terjadi Ibu Maya sudah tak lagi meronta sepertinya sudah pasrah akan apa yang akan terjadi.Pelan pelan kuturunkan roknya lalu kulepaskan bra putih itu di depanku kini tampak jelas payudara Bu Maya yang sungguh indah pinggang ramping pinggul seksi dan kaki kaki jenjangnya.Tubuh Bu Maya kini hanya tertutupi oleh celana dalam putih tanpa menunggu aku mulai mencumbui tubuh seksi Bu Maya mula mula dari payudaranya. Kumainkan lidahku kuciumi dengan penuh nafsu sesekali lidahku memainkan putingnya yang menantang kurasakan tubuh Bu Maya tergetar pelan dan dia mulai mendesah pelan kulanjutkan cumbuanku turun ke arah perut dan semaki ke bawah.Kulepaskan penutup terakhir tubuhnya saat itu kudengar suara Bu Maya memohon pelan jaaa jangan Iqbal tapi aku tak peduli aku mulai mencumbu sela sela paha Cerita Vulgar itu.Harumnya liang memek kewanitaan Bu Maya membuatku semakin bergairah kepalaku kusisipkan di antara kedua paha Bu Maya dan mulai mencumbu liang kewanitaan yang ditumbuhi bulu bulu halus.Kumainkan lidahku di sana kadang bibirku memainkan klitorisnya hingga tubuh Bu Maya bergetar dan desahan desahan pelan terdengar dari bibir Cerita Dewasa Bu Maya saat jariku menyusup ke dalam vaginanya. Mmmh yaaahh oohhh yyaaa enak ooh ooh lidah nakalku terus menari nari di sana menyalurkan kenikmatan yang mulai membius kesadaran Bu Maya sekarang dia mulai hanyut dalam permainan cumbuanku desahan dan erangannya mengimbangi tarian lidahku pada klitorisnya.Kedua pahanya pun menjepit kepalaku.Yaa yaaa ooh ooh ya sayang teruskan ooh ooh tak lama kemudian kurasakan getaran hebat tubuh Bu Maya erangannya pun terdengar semakin keras.Ahh yaa ya ooh sayang aku aaku keluar ooh yaa oohh Bu Maya menggelinjang hibat dan liang kewanitaannya mulai dibanjiri cairan vaginanya membuat vagina Bu Maya semakin becek aku menyapukan lidahku menjilati cairan itu. Aku melihat wajah cantik Bu Maya kini bersemu merah matanya terpejam nafasnya terengah engah bibirnya mengeluarkan desahan desahan pelan keringat membasahi tubuhnya Bu Maya membuka matanya lalu memandangaku masih belum hilang rasa ingin tahu dalam pandangan itu seakan bertanya Mengapa kamu melakukan ini pada ibu tetapi bibirnya tetap terkatup.Kusambut bibir Bu Maya dengan bibirku selama beberapa saat kami berpagutan dan kurasakan Bu Lina mulai membalas ciumanku.Aku mulai melepaskan semua pakaianku kini kami berdua sudah tak mengenakan apa apa lagi senjataku sudah tegang sejak tadi seperti sebuah rudal yang siap ditembakkan.Ukurannya memang tidak seperti milik bintang Film Porno Streamingyang sering kulihat tapi cukup besar juga Bu Maya memandangku dengan tatapan ragu bercampur takut. Maaf Bu kataku pelan kutuntun kontolku ke lubang vagina Bu Maya kurasakan Bu Maya sedikit menolak saat kepala kontolku menyentuh klitorisnya ja jangan Iqbal ja jangan dimasukkan nan nanti Ibu nggak usah khawatir Iqbal tanggung jawab kataku Iqbal mencintai Ibu.Tapi Iqbal belum selesai Bu Maya bicara aku sudah menusukkan senjataku hingga masuk setengahnya aah Iqbal Bu Maya mulai meronta tenang saja Bu kupegangi kedua tangannya.Kurasakan lubang vagina Bu Maya yang masih sempit itu menjepit kontolku dan meremas remasnya aku bertanya tanya apa Bu Maya masih perawan kudorong kontolku hingga menyusup lebih jauh Bu Maya merintih sa sakit Iqbal iya iya Bu Iqbal pelan pelan masukinnya mungkin Bu Maya nemang masih perawan pikirku.Kulihat titik titik air mata mulai basahi matanya dan ada Cerita Mesum sebagian yang jatuh ke pipinya Iqbal hentikan jangan diteruskan desah Bu Maya kepalang tanggung pikirku dan kulesakkan kontolku hingga masuk seluruhnya sampai sampai Bu Maya menjerit. Ah Iqball sakit Iqbal tak apa apa Bu cuman sebentar sakitnya kudiamkan kontolku di dalam vagina Bu Maya selama beberapa saat kurasakan pijatan lembut dinding vagina pada penisku.Terasa nikmat sekali lalu aku mulai menggerakkan pinggulku maju mundur mengocokkan penisku di dalam vagina Bu Maya dia mengerang pada awalnya tedengar rintihan kesakitan namun lambat laun berganti desahan kenikmatan ya ya ooh ya sayang. Peluh membanjiri tubuh Bu Maya matanya.Cerita Mesum terpejam seakan akan menjemput kenikmatan yang datang bertubi tubi desahannya mengiringi gerakan pinggulku ooh ya ooh oouh terus sayang enak jaa jangan berhenti ooohhh.Aku terus memompa kontolku keluar masuk menggesek dinding vagina yang basah itu kulihat tangan Bu Maya meremas remas payudaranya sendiri kenikmatan sudah menjalari seluruh tibuhnya desahan dan erangan terus menggema di ruangan itu berbaur dengan deru suara hujan di luar. Tak lama kemudian kulihat Bu Maya menggelinjang hebat dan dari bibirnya terdengar erangan panjang menendakan dia telah mencapai klimaks kurasakan cairan hangat basahi penisku di dalam vaginanya.Oh oh yaaa Ooohh sayang aku keluar oh ooh dan tanpa sadar tangannya meraihkui dan memelukku erat sambil terus mengerang merasakan kenikmatan puncak yang menguasai tubuhnya ooh oh ya ough nafasnya tersengal sengal ya nikmat sekali ohhh. Aku pun merasa sudah hampir mencapai klimaks maka Cerita Sex Mesum kupercepat gerakan pinggulku dan sepertinya gerakanku memacu kembali gairah Bu Maya kurasakan pinggul seksi Bu Maya mengimbangi gerakan pinggulku.Oh yaaa ooh lagi sayang oohh desah Bu Maya lebih cepat lagi ooh ooh dan tak lama kemudian kurasakan penisku berdenyut denyut.Aku hampir keluar Bu kataku keluarin di mana ooh Keluarin saja di dalam nggak apa apa dan seketika itu juga aku mencapai puncak kontolku memuntahkan banyak cairan mani ke dalam vagina Bu Maya memenuhi rongga kewanitaannya. Ough Bu aku keluar Bu ooh nikmat sekali oh Bu Maya menggelinjang lagi dia mencapai klimaks lagi sesaat setelah aku orgasme yaa ooh yaa sayang aku juga keluar ooh oohhh. Tubuh kami bersimbah peluh aku merasakan sangat lelah tubuhku kurebahkan di sofa di samping tubuh Bu Maya nafas kami tersengal sengal kulihat waja Cerita Setengah Baya Bu Mayayang bersemu merah tampak cantik dia tersenyum.Kamu nakal Iqbal katanya pelan tapi aku senang Ibu tidak marah Bu Maya mencium bibirku aku memang marah pada mulanya tapi sudahlah semuanya sudah terjadi katanya kau hebat. Hujan masih turun dengan derasnya adikku menelpon katanya dia belum bisa pulang karena hujan belum reda dan aku menghabiskan sore itu berdua bersama Bu Maya kami masih sempat bermain cinta sekali lagi sebelum kedua orangtua dan adikku pulang. Sejak saat itu aku merasa hubunganku dengan Bu Maya semakin dekat selayaknya sepasang kekasih Bu Maya menjadi lebih ramah padaku kadang kalau ada waktu senggang aku main ke rumah Bu Maya atau jika rumahku sepi aku mengundang Bu Maya ke rumahku dan kami bisa menghabiskan sore dengan bermain cinta hubungan kami bertahan selama tujuh bulan dan berakhir saat aku lulus SMU dan harus melanjutkan ke perguruan tinggi di kota Riau sejak saat itu aku tak pernah lagi bertemu apalagi merakan memeknya Cerita Vulgar Aku dan Dia.

Cerita Vulgar Aku dan Selingkuhanku

Cerita Vulgar
Cerita Vulgar Aku dan Selingkuhanku - Ladies and gentlemen welcome aboard flight CA614 destination Los Angeles from Taipei We will stop in Hawaii for a few moment to refill our fuel and continue to Los Angeles The flight to Hawaii will take seven hours So sit down and enjoy our flight entertainment Dinner will be served at seven pm Taiwan time Sekali lagi aku menguap Perjalanan ini pasti membosankan pikirku aku melirik penumpang yang duduk di sebelahku wanita yang duduk di sebelahku cantik sekali kulitnya putih mulus mukanya manis rambutnya dipotong pendek sedangkan mukanya mengingatkanku akan sebuah karakter.Mataku mulai berkeliaran dadanya tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil tapi kelihatan ketat dan tidak menunjukkan kekenduran sedikit pun bajunya putih ketat terbuat dari bahan yang elastis menunjukan lekukan tubuhnya yang sempurna perutnya datar dan pinggangnya yang melekuk sungguh aduhai. Tak kusadari dia melihat ke arahku kok ngeliatin kayak gitu sih Mas.Langsung mukaku merah padam menanggung malu aku gelagapan bilang Maaf Non habis kamunya cakep sih di luar dugaan dia cuma tersenyum kecil sambil mengulurkan tangannya dia berkata.Nama saya Lita nama kamu siapa aku agak bengong sebentar tapi kemudian menjabat tangannya dan menjawab eehhh nama saya Ricky tangannya lembut sekali pikiranku mulai ngeres wuuiih enak sekali kalau yang dipegang itu kontolku.Kok jabat tangannya nggak lepas lepas sih aku tersentak lagi dan minta maaf aku mengambil majalah dan mulai membacanya untuk menutupi mukaku yang mulai merah menahan malu.Aku memang boleh dibilang jarang ada pacar walaupun aku boleh dibilang lumayan kalau masalah aku sih personal experience masih belum ada cuma masturbasi saja pernahnya. Aku sudah ngebet sekali nge seks dengan cewek tapi sampai sekarang peruntungan masih belum ada mungkin ini yang dinamakan nasib apes kali ya haaahaaa. Eh kamu pernah sekolah di SMEA Swadaya bukan tanyanya secara tiba tiba.Kamu kok tahu tadi waktu ngeliat kamu rasanya aku pernah ngeliat kamu sih apa lagi ngedenger nama kamu.Aku dulu pernah sekelas sama kamu tapi rasanya nggak ada yang namanya Lita di kelasku waktu itu aku belum ganti nama waktu itu namaku Inget nggak aku seperti tersentak saja Lita itu pacar impianku biarpun badannya tidak perfect tapi cantik sekali tapi cewek yang di depan mataku ini kelihatannya lain sekali jauh lebih cantik.Oohh kamu toh gila kamu beda banget kamu dulu kayak anak kecil saja sekarang kayak bidadari saja timpalku sambil menyanjungnya. Dia cuma tersipu saja kemudian kami pun mulai menceritakan keadaan masing masing ternyata setelah lulus SMEA dia pergi ke Kanada untuk belajar di sana.Dari Kanada dia berjalan jalan ke Singapura dan dalam perjalanan balik ke Kanada tapi bakal tinggal di LA untuk sementara dan sementara di Kanada dia tidak ada cowok katanya sih tidak ada yang mengejar dia.Edan pikirku cewek cakep body perfect seperti dia tidak ada yang mengejar akhirnya makan malam pun mulai dihidangkan sebagai penumpang First Class kami ditawari bermacam jenis arak dan anggur Whisky please ucapku kepada sang pramugari.Dia menuangkan segelas Whisky Lita ternyata memilih untuk minum Brandy sewaktu makan malam dihidangkan lampu mulai diredupkan tiba tiba saja aku ada rasa untuk mengungkapkan perasaanku kepadanya yang tak tersampaikan sewaktu di Lampung dulu. Lita aku mau tanya nih tapi kamu jangan kaget ya sambil tetap mengunyah dia menoleh ke arahku dan mengangguk aku waktu di SMEA dulu udah mulai suka sama kamu tapi tidak ada kesempatan dan keberanian kataku.Ricky kamu mah gombal jawabnya sambil meminum Whiskynya Lita yang mau aku tanyain kalau misalnya aku ngejar kamu gimana.Tergantung jawabnya polos aku tidak banyak tanya lagi kata tergantung sudah membuatku hilang semangat dan putus asa.Akhirnya piring kami diambil kembali dan waktu telah agak malam dan aku sudah kepingin tidur aku minta selimut kepada pramugari pesawat itu dan Lita pun juga minta selimut tapi pramugarinya kembali dan memberitahu kalau selimutnya tinggal satu saja tapi selimut ini cukup untuk dua orang.Akhirnya aku dan Lita share selimut itu dan tempat menaruh tangan tepat ditengah kuangkat.Aku masih tidak bisa tidur memikirkannya bagiku kata tergantung adalah sebuah tolakan halus yang menyakitkan pernah aku menunggu jawaban seorang cewek yang memberi kata tergantung Cerita tetapi ternyata dia sudah punya pacar tiba tiba saja aku merasakan kepalanya di pundakku rupanya dia tertidur dan tidak sengaja aku tatap wajahnya yang manis dan cakep itu bibir imutnya seakan menggodaku untuk menciumnya tetapi aku berhasil menahan nafsuku dan mulai membetulkan dudukku. Aku menoleh lagi seakan aku ingin sekali melihati dia terus akhirnya tanpa peduli resiko tanganku kutaruh di pinggangnya sementara tangan satunya kutaruh di belakang kepalanya dan kucium bibirnya tanpa diduga lidahnya mulai menerobos bibirku dan akhirnya lidah kami berduel di dalam mulut kami tangannya menarikku supaya lebih dekat.Akhirnya kami beristirahat untuk mengambil nafas Lita apa sih maksudmu tergantung maksudku tergantung kamu mau nggak ngejar aku kalau kamu mau sih aku terima saja katanya. Aku tercengang ternyata tadi dia cuma main hard to get kucium dia sekali lagi tapi kali ini aku mulai ciumi juga lehernya dan kupingnya tanganku juga mulai masuk ke dalam bajunya yang ketat itu.Akhirnya tanganku mulai menyentuh bagian dasar payudaranya dengan satu gerakan mulus tanganku mulai menggenggam payudaranya yang lentur itu Pentilnya yang sudah berdiri itu kumainkan dengan ibu jariku dia cuma mendesah kecil dia melepas ciuman kami dan di bawah selimut yang hangat itu dia melepaskan kaos dan BHnya penumpang lain sudah tidur dan kami duduk di kursi paling belakang sehingga tidak ada yang dapat melihat ataupun menduga apa yang kami lakukan. Setelah itu kami pun mulai melanjutkan permainan kami yang gila ini tanganku mulai meraba masuk celananya tak dapat dikira ternyata dia tidak memakai celana dalam tanganku mulai menelusuri hutan kemaluannya dan akhirnya menemukan klitorisnya yang juga telah berdiri seperti pentil payudaranya.Sewaktu tanganku menyentuh klitorisnya dia bergetar sedikit kubenamkan kepalaku di bawah selimut dan dengan lahapnya kuhisap dan kujilat pentilnya sementara tanganku sibuk bermain dengan klitoris dan liang atau lubang memeknya.Desahannya mulai agak cepat dan aku mulai takut ketahuan dan tertangkap jadi kucium dia sambil tanganku tetap bermain di kemaluannya akhirnya dia mendapat klimaks dan jeritannya cuma terdengar dalam mulutku.Ledakan klimaksnya sangat dahsyat dan tanganku dibanjiri oleh air bah klimaksnya seolah olah seperti bendungan pecah keluar dari liang kemaluannya celananya kini pun telah basah oleh air klimaksnya. Tanganku yang untuk pertama kalinya bermain dengan kemaluan cewek ini mulai pegal akhirnya kubetulkan posisi dudukku dan kupeluk dan dia memakai kembali kaosnya dan bersandar pada dadaku.Ricky kamu belum puaskan aku puasin yah aku mulai gelagapan jangan jangan Lita mau main di pesawat aku tidak mau menanggung malu kalau ketahuan orang orang jadi aku bilang Lita kamu keliatannya capek kamu istirahat saja kamu kalau mau puasin aku boleh saja tapi nanti saja. Akhirnya pesawat kami tiba di Honolulu Hawaii untuk mengisi bahan bakar kami diperbolehkan menunggu di dalam pesawat ataupun turun pesawat dan melihat lihat keadaan Hawaii dari ruang tunggu.Aku dan Lita turun pesawat dan ke ruang tunggu kami punya dua jam untuk jalan jalan Lita kita mau ngapain tanyaku sambil menggandeng tangannya bak sepasang kekasih kamu maunya apa jawabnya sambil memberikan senyuman seribu arti mungkin mau bikin Waktu masuk aku melihat ada iklan hotel dalam airport kuajukan saranku untuk beristirahat di dalam hotel Lita setuju saja dan kami memesan satu kamar sesampai di kamar aku langsung merebahkan diri di ranjang setelah melepas kaos dan sepatu serta kaos kakiku Lita berdiri di depan ranjang dan menyalakan TV acara yang ditayangkan adalah MTV.Dia berjalan pelan mendekati ranjang tanpa melepaskan kontak mata pinggulnya bergerak ke kiri dan kanan dengan seksinya dengan gerakan yang mulus dia mulai berdansa dengan seksinya satu persatu pakaiannya dilepas Cerita Vulgar  hingga badannya tidak terbungkus sehelai kain pun.Batang kemaluanku sudah tegang dan keras seperti baja perlahan lahan dia naik ke ranjang dengan kedua lututnya dia menopang badannya dan dia mulai menunduk dan menyingkapkan selimut ranjang yang kupakai. Sabukku dilepasnya dan celanaku ditarik sampai ke lutut Batang kemaluanku sudah sangat menonjol dan kepalanya keluar dari bagian atas celana dalamku Kutendang celanaku ke lantai celana dalamku dipelorotnya dan mulutnya yang kecil itu mulai mengulum batang kemaluanku semua itu dilakukannya tanpa melepaskan kontak matanya dari mataku.Gerakan mulutnya yang naik turun diiringi dengan sedotannya yang keras sungguh membuat nafsuku meledak pinggulku kugerakkan naik turun seirama dengan naik turun mulutnya kepalanya kupegang dan setiap kali kepalanya turun kudorong kepalanya serendah mungkin agar seluruh batang kemaluanku ditelannya sedalam mungkin akhirnya klimaksku mulai mendaki naik dengan tajam gerakan mulutnya pun mulai cepat dan hisapan hisapannya semakin keras Lita aku mau keluar nih kalau kamu nggak lepasin entar aku bakal nyemprot di mulut kamu nih ucapku. Dia tidak menggubris peringatan yang kuberikan bahkan gerakannya makin dipercepat ohhh yesss arghhh Aku menjerit keras aku seolah melayang di dimensi keempat dan kenikmatan yang kudapat tidak dapat dilukiskan dengan kata kata sewaktu aku menyemprotkan spermaku di dalam mulutnya yang mungil itu seluruh spermaku ditelannya dan batang kontolku dijilatinya agar tidak ada setetes sperma pun yang bakal tertinggal. Dia memandangku dan bertanya gimana aku hebat nggak hebat apa saja yang dilakukannya sangat hebat dan mungkin dia penjilat kemaluan laki laki yang terbaik di dunia aku tidak tahu berapa tahun dia latihan dan berapa batang kemaluan yang telah dia hisap. Lita aku nggak tahu gimana bilangnya kamu bukan hebat lagi kamu the best Ricky aku tahu kamu cuma basa basi saja tadi itu pertama kali aku nyoba ngisep kontol orang loh.Yang bener saja aku tidak percaya Lita masa aku cowok pertama yang kamu isep oke deh Ricky aku ceritain deh aku dulunya ada banyak cowok tapi semua tidak cocok.Tiap kali aku sama cowok cowokku yang dulu dating kami sampai petting terus yah waktu sampai heavy petting kusuruh cowokku ngisep aku tapi tidak ada yang mau.Jadi satu persatu aku putusin nah apa hubungannya sama kamu ngisep aku.Aku sayang sama kamu Ricky alasan kedua aku putusin cowok cowokku yang dulu sebab aku tidak bisa ngelupain kamu aku masih inget waktu itu aku diganggu sama orang jahat di dekat Mall The King's kamu ngebantu aku kalau nggak ada kamu aku nggak tahu bakalan gimana sejak waktu itu aku mulai suka sama kamu. Hatiku mulai tersentuh dengan ucapannya itu kupeluk dia dan kucium bibirnya ciumanku mulai menjalar ke pipinya kupingnya dagunya dan lehernya tak berapa lama ciumanku sampai ke buah dadanya.Sambil kucium dan kujilat pentil buah dadanya yang mulai keras dan tegak tanganku menelusuri perutnya hutannya dan akhirnya jariku masuk ke dalam liang kemaluannya dia mulai mendesah kecil.Tangannya mengelus kepalaku dan rambutku ciumanku mulai menurun ke bawah sampai ke liang kemaluannya.Klitorisnya yang telah berdiri tegak terlihat jelas kujilat sekali dan efeknya sangat dahsyat jeritan jeritan kenikmatan mulai keluar dari mulutnya.Sambil jariku keluar masuk lubangnya yang sempit itu kujilati klitorisnya dengan penuh semangat bau odor seks yang keluar dari kemaluannya terasa harum di hidungku menambah semangatku.Jilatanku keras dan cepat irama sodokan jariku kupercepat dan kuperlambat membuat Lita menggeliat dan menjerit keenakan. Ricky kontolmu Ricky masukin donk Lita kamu udah pernah belum kok nanya sih pasti belum lah Lita pertama kali bakal sakit loh gini saja Lita aku tiduran di ranjang and kamu mengangkang di atasku terus kamu saja yang masukin agar kamu enak kalau gitu semua kamu yang ngatur kalau sakit diem kalau udah biasa masukin lagi suka suka kamu deh katanya. Akhirnya dia pun mengangkang di atas batang kemaluanku dan berat badannya ditopang dengan lututnya perlahan lahan dia menurunkan badannya tangannya memegang batang kemaluanku dan diarahkannya ke dalam liang kemaluannya.Liang kemaluannya sempit sekali Sedikit demi sedikit batang kemaluanku ditelan lubang kemaluannya kurasakan ada hambatan di depan batang kemaluanku rupanya dia masih benar benar perawan Lita waktu hymen kamu pecah kamu pasti ngerasain sakit jadi kamu kerasin saja agar sekali langsung masuk.Dia menurut anjuranku dan menggunakan seluruh berat badannya dan gravitasi dia menurunkan badannya pada saat yang sama kuangkat lututku untuk menopang badannya jeritannya menggema di dalam kamar yang kecil itu dan seprei ranjang diremasnya kuat kuat. Kami beristirahat sebentar agar liang kemaluannya bisa beradaptasi dengan adanya batang kemaluanku di dalam liang kemaluannya setelah kurang lebih 3 menit kutidurkan dia di ranjang kedua kakinya di pundakku dan aku bertanya Lita aku mulai ya iiya Ricky tapi jangan sakiti aku tenang kalau sakit bilang saja aku pasti stop. Pinggulku mulai kugerakan maju mundur dan jariku bermain dengan klitorisnya irama sodokanku dimulai dengan irama yang pelan dan irama itu terkadang kupercepat.Erangan kenikmatan menggema di dalam kamar Lita telah klimaks dua kali selama irama ini kupermainkan akhirnya klimaksku pun telah mendekat.Iramanya kupercepat dan Lita pun mengikuti iramaku dan menarik tanganku agar batang kemaluanku bisa masuk sedalam mungkin pas sebelum aku klimaks kurasakan dinding lubang memek Lita mengeras dan mencengkeram batang kemaluanku dengan kuatnya dan dia pun mendapatkan klimaksnya sekali lagi.Tidak lebih dari dua detik aku pun menyemprotkan spermaku di dalam liang kemaluannya badan kami penuh keringat dan aku pun berbaring di sebelah Kami kembali berpakaian dan bergegas menuju pesawat sebab kami hanya ada sepuluh menit sebelum pesawatnya mungkin hanya itu kenangan yang bisa aku ingat dengannya seperti Cerita Vulgar Aku dan Selingkuhanku.

Featured post

Cerita Sex Indonesia 2017-2018

Cerita Sex Indonesia A ku sebenarnya tak tau lagi harus berkata apa sebab PERAWAN yang aku rawat selama ini harus aku serahkan pada Om F...

The Best Post